Bupati Andi Rudi Latif Perkuat Sektor Perikanan, Nelayan Tanah Bumbu Dilatih Merawat Mesin Ketinting

Bupati Andi Rudi Latif Perkuat Sektor Perikanan, Nelayan Tanah Bumbu Dilatih Merawat Mesin Ketinting
Dinas Perikanan memberikan pelatihan manajemen dan perawatan mesin ketinting kepada 30 nelayan sungai di Desa Pulau Satu

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Perikanan memberikan pelatihan manajemen dan perawatan mesin ketinting kepada 30 nelayan sungai di Desa Pulau Satu, Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (27/10/2026). Kegiatan yang dikemas dalam program Sekolah Bahari melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen dan Perawatan Mesin Kapal (Ketinting) tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan keterampilan nelayan sekaligus memperkuat sektor perikanan di bawah kepemimpinan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.

Dalam kegiatan itu, Dinas Perikanan Tanah Bumbu menghadirkan Sudirman, dosen Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), sebagai narasumber. Sudirman menjelaskan, sebagian nelayan masih berfokus menggunakan mesin ketinting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, tetapi belum sepenuhnya memahami pentingnya perawatan secara rutin. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan mesin dan menambah biaya operasional nelayan. Padahal, pemeliharaan yang tepat dapat membantu memperpanjang usia pakai mesin serta mengurangi kebutuhan biaya perbaikan maupun penggantian mesin baru.

Menurutnya, pengetahuan mengenai manajemen dan perawatan mesin ketinting sangat penting bagi nelayan sungai. Mesin tersebut menjadi salah satu peralatan utama untuk mendukung mobilitas dan aktivitas penangkapan ikan. Melalui pelatihan ini, para nelayan diharapkan mampu menerapkan teknik perawatan mesin secara mandiri sehingga risiko kerusakan saat beraktivitas dapat ditekan dan biaya operasional menjadi lebih efisien. Salah seorang peserta, Zulkarnain, mengaku memperoleh pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

Ia menilai bimtek ini memberikan pemahaman yang bermanfaat bagi nelayan dalam menjaga kondisi mesin ketinting. “Harapannya kami, ilmu yang didapat di sini bisa kami serap dan praktikkan saat menggunakan mesin dalam aktivitas sehari-hari,” kata Zulkarnain. Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Anwar Sadat, mengatakan peningkatan keterampilan nelayan perlu diimbangi dengan kesadaran menjaga kelestarian ekosistem sungai. Menurutnya, sungai tidak hanya menjadi ruang hidup, tetapi juga sumber penghidupan bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada sektor perikanan.

Karena itu, pengembangan kapasitas nelayan perlu mencakup kemampuan menggunakan dan merawat peralatan kerja serta kepedulian terhadap lingkungan yang mendukung keberlanjutan sumber daya ikan. “Melalui bimtek ini juga kami berharap nelayan bisa meningkatkan produktivitas,” kata Andi Anwar Sadat. Melalui program Sekolah Bahari, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap peningkatan pengetahuan dan keterampilan nelayan dapat mendukung aktivitas perikanan yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan.


Berita lainnya